15 Wanita Penghibur Terjaring Razia Pekat Satpol PP Boalemo

Administrator 23 Juli 2020 0 Kali
15 Wanita Penghibur Terjaring Razia Pekat Satpol PP Boalemo

Gorontalo,Boalemo - Lima Belas wanita Penghibur terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Wanita penghibur itu diamankan di tempat hiburan malam, di wilayah Kecamatan Wonosari, Rabu (22/07/2020) malam.


Kegiatan razia pekat di pimpin langsung oleh Kasat Pol PP Adnan Marzuk, S.ST didampingi oleh Sekertaris Pol PP Kasmat Hurudji, SE.MM, Kabid Penegakan Perda dan Trantibum Ardiansyah Pasoo, SH, Kesie Trantibum Satpol PP Amsir Abdul Aziz, S.sos serta beberapa personil Satpol PP Boalemo


Satpol PP Boalemo melakukan razia karena Petugas mendapat laporan masyarakat mengenai praktik prostitusi yang terselubung di sejumlah tempat hiburan malam yang ada dikawasan pasar KTM Wonosari.


"Mereka kita amankan dalam operasi pekat. Terlebih, kita (Satpol PP) mendapat laporan di Desa Bongo II masih ada tempat hiburan malam yang menggunakan jasa wanita penghibur," ungkap Adnan


Puluhan wanita penghibur itu, diamankan aparat Satpol PP dari empat tempat hiburan malam diwilayah Kecamatan Wonosari dan diboyong ke kantor Satpol PP guna pendataan lebih lanjut


"Saat kita melakukan razia, mereka sedang beraktivitas (nyanyi-nyanyi), bersama para pengunjung cafe," ucap Adnan.


Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Satpol PP berdasarkan identitas ke lima belas wanita penghibur, 6 orang warga Sulawesi Utara (Sulut), 1 orang warga Jawa tengah, 1 orang warga Sulawesi Tenggara (Sultra), sisanya 7 orang warga Gorontalo.


Setelah dilakukan pendataan, para wanita tersebut diberikan pembinaan dan dipulangkan ketempat tinggal mereka masing-masing di Kecamatan Wonosari. [HMS-SATPOLPP].


|

Copyright © 2019 Satuan Polisi Pamong Paraja | Didukung Oleh Smart Data Integrasi