Kembali, Aksi Unjuk Rasa APMB Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dan Tindakan Diskriminatif Para Honorer dan Aparat Desa

Administrator 12 Oktober 2020 0 Kali
Kembali, Aksi Unjuk Rasa APMB Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dan Tindakan Diskriminatif Para Honorer dan Aparat Desa

Tilamuta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boalemo bersama Polres Boalemo kembali lakukan Penanganan aksi unjuk rasa dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Bersatu (APMB) Boalemo, Senin (12/10/2020)


APMB Boalemo mengawali aksinya di Kantor Bupati Boalemo, massa aksi di terima langsung oleh Bupati Boalemo dan didampingi Wakil Bupati Boalemo


Setelah itu massa aksi bergerak menuju gedung DPRD Boalemo, setibanya mereka melakukan aksi bakar ban di depan gedung rakyat itu, tak lama kemudian massa aksi diterima oleh Ketua DPRD Boalemo


APMB dalam aksinya kembali menyuarakan sehubungan dengan disahkannya Omnibus Law Undang-undang cipta kerja yang menuai kontroversi yang tidak pro terhadap rakyat


Mereka menilai pasal yang terkandung dalam UU Cipta Kerja seperti pasal 79 tentang waktu istirahat dan cuti sangat menyiksa para pekerja


Tak hanya itu mereka juga menyuarakan persoalan tentang pemotongan gaji tenaga honorer sebesar 50% pada bulan Oktober dan November dan pada bulan Desember tenaga honorer akan dirumahkan, mereka menilai Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dan DPRD Boalemo mendiskriminasi para tenaga honorer yang ada di Kabupaten Boalemo.


Mereka juga menyuarakan untuk menghapus PJUT dan JUT yang belum direalisasikan dalam dokumen APBD Perubahan, massa aksi meminta anggaran PJUT dan JUT dialihkan ke pembayaran gaji tenaga honorer dan aparat desa.


Dalam Kegiatan Penanganan Aksi APMD Berjalan Aman,Tertib Dan Terkendali Persiapan Kondusif. [HMS-SATPOLPP]



|

Copyright © 2019 Satuan Polisi Pamong Paraja | Didukung Oleh Smart Data Integrasi