Pamwal, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Kunjungi Pasar Harian Diwilayah Kecamatan Botumoito dan Wonosari.

Administrator 05 Mei 2020 0 Kali
Pamwal, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Kunjungi Pasar Harian Diwilayah Kecamatan Botumoito dan Wonosari.

BOALEMO - Pengamanan dan Pengawalan (PAMWAL) Bupati Boalemo dan Wakil Bupati Boalemo Dalam Rangka Mensosialisasikan Penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo di Pasar harian Di wilayah Kabupaten Boalemo, Selasa (05/05/20).


Bupati Boalemo Darwis Moridu Kembali kunjungi Pasar rakyat Botumoito yang kini dialihkan kepasar harian, dalam kunjungannya Bupati Boalemo mensosialisasikan penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo.


Dalam kegiatan tersebut Bupati Boalemo didampingi oleh Kasat Pol PP Boalemo, Kadis Kumperindag, Camat Botumoito, Kakan Kesbangpol, Kabid Operasional Satpol PP, dan beberapa personil Satpol PP Boalemo.


Darwis Moridu Menyampaikan kepada para pedagang pasar harian agar tetap mengacu pada protokol kesehatan mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan menerapkan psycal distancing.


Ditempat yang berbeda Wakil Bupati Anas Jusuf mengunjungi pasar tradisional KTM Wonosari yang kini dijadikan pasar harian, sekaligus mensosialisasikan penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo.


Wakil Bupati didampingi oleh Camat Wonosari,Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Kasie Perdagangan dinas Kumperindag, Kades Bongo II, Pengelola Pasar KTM, dan beberapa personil Satpol PP Boalemo.


Anas Jusuf menyampaikan, selama dua pekan kedepan pasar mingguan ditutup terhitung mulai tanggal 4 mei sampai dengan 18 mei 2020 dan akan dialihkan kepasar harian tentunya tetap mengacu pada protokol kesehatan.


"Bagi pedagang dan pembeli wajib memakai masker, setiap transaksi mencuci tangan, kalau bisa transaksi jual beli memakai wadah," imbuhnya.


Rencana Pemerintah Kabupaten Boalemo menjadikan pasar KTM sebagai salah satu model penerapan pasar yang mengikuti protokol kesehatan. Anas meminta untuk pedagang tetap menjaga jarak, dan untuk pengaturan pasar diminta kepada para pedagang mengikuti aturan pengelola pasar.


Anas juga menambahkan dalam PSBB ini untuk kendaraan bermotor, tidak boleh berboncengan dan untuk bentor penumpangnya hanya satu orang dan mobil pribadi maksimum 3 orang penumpang, serta aktivitas masyarakat mulai jam 6 pagi sampai jam 5 sore, 


"Seluruh aktivitas bapak dan ibu akan berhenti pada jam 5 sore dan untuk pelaksanaan shalat berjamaah dan sholat tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing," ucap Anas


Wakil Bupati berharap kepada masyarakat Boalemo termasuk ASN untuk menjadi contoh penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo.

"Dengan kita disiplin melaksanakan PSBB ini insya allah virus corona ini akan hilang dari Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo", Tandas Anas. [HMS-SATPOLPP]




|

Copyright © 2019 Satuan Polisi Pamong Paraja | Didukung Oleh Smart Data Integrasi