Pamwal Satpol PP, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Kunjungi Pasar Rakyat Pangi dan Pasar Rakyat Mananggu

Administrator 06 Mei 2020 0 Kali
Pamwal Satpol PP, Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, Kunjungi Pasar  Rakyat Pangi dan Pasar Rakyat Mananggu

BOALEMO - Pengamanan dan Pengawalan (PAMWAL) Bupati Boalemo dan Wakil Bupati Boalemo Dalam Rangka Mensosialisasikan Penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo di Pasar Di wilayah Kabupaten Boalemo, Rabu (06/05/20).


Bupati Boalemo Darwis Moridu Kembali mengunjungi Pasar rakyat Pangi Kecamatan Dulupi, dalam kunjungannya Bupati Boalemo mensosialisasikan penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo terhitung mulai 4 mei hingga 18 mei 2020, sekaligus membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar.


Dalam kegiatan tersebut Bupati Boalemo didampingi oleh Kasat Pol PP Boalemo, Kadis Kumperindag, Camat Dulupi, Kakan Kesbangpol, Kabid Operasional Satpol PP, dan beberapa personil Satpol PP Boalemo.


Darwis Moridu Menyampaikan kepada para pedagang pasar maupun pengunjung pasar agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berdagang mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan menerapkan psycal distancing.


Darwis menyampaikan, selama PSBB di terapkan pasar mingguan ditutup terhitung mulai tanggal 4 mei sampai dengan 18 mei 2020 dan akan dialihkan kepasar harian tentunya tetap mengacu pada protokol kesehatan.


Ditempat yang berbeda Wakil Bupati Anas Jusuf mengunjungi pasar rakyat Mananggu, Anas mensosialisasikan penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo.


Wakil Bupati didampingi oleh Camat Mananggu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Kasie Operasional Satpol PP, Kasie Trantibum Satpol PP, Kasie Perdagangan dinas Kumperindag, dan beberapa personil Satpol PP Boalemo.


Anas menyampaikan sejak PSBB diberlakukan seluruh pasar mingguan ditutup dan dialihkan kepasar harian tentunya tetap mengacu pada protokol kesehatan.


"Bagi pedagang dan pembeli wajib memakai masker, kalau bisa transaksi jual beli memakai wadah," ucapnya.


Anas juga menambahkan dalam PSBB ini untuk kendaraan bermotor, tidak boleh berboncengan dan untuk bentor penumpangnya hanya satu orang dan mobil pribadi maksimal 3 orang, serta aktivitas warga diatur mulai jam 6 pagi sampai jam 5 sore, 


"Seluruh aktivitas berhenti pada jam 5 sore dan untuk pelaksanaan shalat berjamaah dan sholat tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing," Pungkas Anas. [HMS-SATPOLPP]




|

Copyright © 2019 Satuan Polisi Pamong Paraja | Didukung Oleh Smart Data Integrasi